EVALUASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA SECARA DARING PADA SISWA KELAS VI SD KARANGTURI

Ellen Proborini

Abstract


Pendidikan secara umum diartikan sebagai kegiatan belajar mengajar di kelas secara formal antara guru dengan murid yang berlaku hubungan dua arah. Kegiatan pembelajaran matematika saat ini dirasa kurang efisien karena guru dan siswa tidak dapat bertatap muka dikarenakan adanya covid-19. Dalam pembelajaran daring matematika banyak keluhan siswa dari tidak bisa memahami materi, tidak bisa mengerjakan soal dan tidak bisa mengejar materi. Alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan daring atau lebih dikenal sebagai belajar online. Siswa dapat memanfaatkan alat elektronik yang dimiliki seperti komputer, laptop atau handphone. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan daring pada pembelajaran matematika kelas VI di SD Karangturi. Penelitian ini penting dilakukan dengan harapan dapat memberikan manfaat minimalnya mengetahui kemudahan dan kendala saat daring dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduction, display dan conclusion. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi pembelajaran daring dapat diartikan sebagai suatu pembelajaran yang memanfaatkan jaringan internet dalam sebuah proses pembelajaran menggunakan aplikasi whatsapp untuk media komunikasinya. Beberapa kendala saat daring yaitu : tidak tersedianya alat elektronik, signal tidak stabil dan keterbatasan menggunakan aplikasi whatsapp. Solusi yang dilakukan yaitu : jika siswa tidak memiliki handphone ataupun computer bisa meminta bantuan saudara untuk mengirimkan tugasnya atau siswa dapat menulis di buku catatan dan dikumpulkan di hari sabtu dengan datang ke sekolah. Jika masih belum paham maka guru membantu siswa yang tidak mengerti dengan memberikan langkah pengerjaan yang lebih terstruktur.

Full Text:

PDF

References


Suharyanto, Agung. 2015. Pendidikan dan Proses Pembudayaan dalam Keluarga. Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial. Vol 7 (2) : 162-165.

Zakaria, E., Chin, L.C., and Yosoff, D.M.2010. The Effect of Cooperative Learning on Students’ Mathematics Achievement and Attitudes Towards Mathematics. Journal of Social Science, Volume 6(2), 272-275.

Zubaidah Amir, M.Z. 2013. Perspektif Gender dalam Pembelajaran Matematika. Journal Marwah Vol XII (1).

Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta : Kencana.

Hanafis, M.S. 2014. Konsep Belajar dan Pembelajaran. Jurnal Pendidikan, Lentera Pendidikan. Vol 17 (1) :66-79.

Novita, Arnesi dan Abdul Hamid K. 2015. Penggunaan Media Pembelajaran Online-Offline dan Komunikasi Interpersonal Terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan. Vol 2(1) : 88.

Nakayama, M. Yamamoto, H. and Santiago, R. 2007. The Impact of Learner Characteristics on Learning Performance in Hybrid Courses among Japanese Students. Electronic Journal of e- Learning vol 5 (3) : 195-206.

KBBI.2020. Pengertian Prestasi Belajar. http://pusatbahasa.kemendiknas.go.id/kbbi/. (diakses 10 Juni 2020).

Oemar Hamalik. 2002. Proses Belajar Mengajar, Jakarta : Bumi Aksara.

Rahmah, Nur. 2013. Hakikat Pendidikan Matematika. Journal al-khwarizmi. Vol 2

Batubara, H.H. 2017. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android. Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Muallimuna, Volume 3, Number 1 : 13.

Hamdani, A.R dan Priatna, A. 2020. Efektifitas Implementasi Pembelajaran Daring (full online) Dimasa Pandemi Covid-19 pada Jenjang Sekolah Dasar di Kabupaten Subang. Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, Vol VI No.1 :7.

Satori, Djam’an dan Komariah, Aan. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif Cetakan ke-4. Bandung: Alfabeta.

Sugiono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif, Kualitatif dan RnD. Bandung : Alfabeta.